Saturday, April 12, 2008

Surat Buat Cinta ku yang telah berlalu.

Apa kamu ingat waktu aku pertama mengutarakan perasaanku padamu?
pasti kamu tidak ingin mengingatnya.
saat kita masih baru jadi kekasih.
kamu senang sekali memukul helmku saat ku gonceng.
kalo ku tanya, kamu pasti bilang kalo gemes ma aku.

kamu ingat saat aku ngapel kerumahmu ?
karena ortumu yang rese' akhirnya kita harus bertemu diteras.
semakin lama, kita semakin dekat.

kamu ingat saat pertama aku membelai rambutmu?
kamu ingat saat aku memberimu hadiah pertama kali.
kamu menangis, dan kamu memelukku.
aku hanya tertawa kecil.
aku tahu bagaimana rasanya diberi sesuatu oleh orang yang di cintai.
pasti bahagia sekali.

kamu ingat saat pertama aku mengatakan cinta padamu?
kau tertegun dan tak berkata apa apa.
kamu ingat saat pertama kali kau mengijinkanku mengecup bibirmu?
itu malam tahun baruterindh dalam hidupku.

pulang dari rumahmu, aku tertawa lebar sambil meneteskan air mata.
pertama kali dalam hidupku aku benar-benar mencintai seorang wanita.
pertama kali dalam hidupku aku tahu kalo aku berarti untuk orang lain.

berkali kali aku menyakitimu, kau hanya tersenyum.
berkali kali aku membentakmu, kau malah tertawa.
berkali kali aku terjatuh, kau menganggkatku tanpa minta imbalan.
berkali kali aku sedih, kau tanpa henti menghiburku.

sampai saat ini, aku tak henti hentinya menyakitimu.
aku tahu,
di sana kau terluka,
kau bersedih,
kau menangis,
adakah kau tahu?
di sini akupun bersedih, aku menangis.

janji yang dulu kita buat.
segala sesuatu yang kita impikan.
cinta yang kita perjuangkan selama hampir 4 tahun.
hancur dalam beberapa menit.

hanya karena ke egoisanku.
kau jatuh ke lembah yang paling dalam.
kau sendiri menghadapi dera karenaku.

aku hanya diam.
aku berdiri mematung.
melihatmu memungut dan menyusun kembali pecahan hatimu yang hancur berkeping keping.
aku tak sanggup menggapaimu,
aku tak sanggup memelukmu.
menghilangkan luka di hatimu.
mencintaimu seperti apa yang kamu mau.

andai aku tidak memulai kisah ini.
mungkin kau tidak perlu merasakan penderitaan ini.
andai saat itu kau menolak kehadiranku dalam hidupmu.
aku yakin kau tidak akan sesengsara ini.

jika suatu saat nanti kau bisa keluar dari kesedihanmu.
aku meminta dengan sangat kau bisa melupakan aku.
membunuh bayanganku dari hidupmu.
menghilangkan hamparan kisah kasih kita dulu.

lupakan pria bodoh ini,
ludahi pria hina ini,
pria yang tidak sanggup memgang janjinya sendiri.
pria yang menyakiti dirimu.

aku hanya ...
aku hanya ingin ...
aku hanya ingin kau bisa hidup bahagia tanpaku.
menggapai cita cintamu tanpa aku.

maaf,
semua ini jadi sia sia.
pengorbananmu untukku jadi tak berguna.

maaf,
aku pernah hadir dalam hidupmu.

maaf,
aku tak bisa menemanimu dalam menggapai mimpimu.

maaf,
aku tak bisa menyampaikan hadiah yang ingin aku serahkan tanggal 20 nanti.

maaf,
maaf,
maaf,
maaf,
maaf,
maaf,

Aku berdoa untuk kebahagiaanmu selamanya.
untuk saat ini, nanti, dan sterusnya.

Surabaya, 12-04-2008
tertanda mantanmu


No comments: