Sunday, September 14, 2008

First Consult (Love is Blind) Part.1

Note : Copas dari blog aku yang lain :P

Di pagi yang cerah ini Aldo (bukan nama sebenarnya) terbangun karena hari ini merupakan hari pertama masuk sekolah. tepatnya hari ini adalah MOS SMA N 5 **********.

Dengan semangat membara dia siap2 dan berangkat menggunakan sepeda motor supra-nya. sesampainya di sekolah dia disapa dengan hangat olah siswa2 baru disana.

MOS pun dimulai.

saat mos perhatian Aldo tertuju kepada seorang gadis manis berkerudung siswa kelas 3, namanya misa (bukan nama sebenarnya)

Aldo agak kesal karena dia tuch judes banget dan sok iye. tapi entah apa yang dirasakan perhatian Aldo tidak dapat dilepaskan darinya.

"Semuanya... besok harus bwa surat cinta buat kakak2 kelas yach"

Aldo bingung. (jelas ajah,lha wong lum pernah buat surat cinta)

dan disinilah kisah ini bermulai.

(thx for Aldo karena mengijinkanku mempublish kisahnya, dan buat misa... i hope you'll understand)

Aldo membuatkan surat cinta untuk misa. surat yang isinya agak aneh dan di sertai gambar karikatur. sedikit demi sedikit Aldo mulai bisa dekat dengan misa. setiap siang hari Aldo selalu terpana ketika melihat misa dengan khusuknya shalat dhuhur. love in a first sight eh... hehehe...Akhirnya setelah 1 bulan bergosip dengan sahabat2nya aldo dikenalkan kepadaku oleh salah seorang sahabat baiknya.

Aldo menceritakn betapa dia sangat mneyukai misa. Akhirnya setelah sedikit berbicara Aldo kusuruh untuk memberanikan diri kerumahnya. bersamaku aldo berangkat. ketika sampai dirumah misa. kami bertemu misa dengan tanpa menggunakan jilbab putihnya. dan ...ehem... pemandangan yang bakal buat seluruh pria di muka bumi ini merasa rendah di hadapan kecantikannya. rambut panjang yang hitam, kulit yang putih, tubuh yang ... ehehehe... sory misa.

"okey, that's the point." ujarku

"ehem"

"sekarang lu tembak dia !!!"

"JAH!!!.... tapi aku lum pernah nembak cw.." sahut aldo

"goblok... nembak khan gampang"

"tapi dia khan banyak penggemarnya. pasti dia sudah punya pacar, lagian aku cuma mengaguminya kok, hanya sekedar bisa dekat aku sudah bahagia"

aku memandangnya dan aku sadar bahwa dia sangat menginginkannya. tidak lama kemudian aku mengambil sebuah komik aku buka salah satu ceritanya dan kutunjukkan padanya.

"terkadang ada orang yang bisa berbicara dengan santai kepada orang lain tetapi tidak sadar ada cinta di depannya"

dia termenung. aku bukakan 1 cerita lagi.

"tiada sakit hati yang paling ditakuti diri ini selain tidak dapat mengungkapkan perasaan sebenarnya"

"aldo, kamu mungkin bisa menahannya tetapi belum tentu nanti"

"tapi bagaimana caranya, pasti banyak yang lebih romantis ketika menembaknya" ujar Aldo

"kalu kamu maw sesuatu ambil dengan tenagamu sendiri, jikalau ingin rebut sesuatu rebutlah dengan tanganmu sendiri, jikalau ingin membunuh bunuhlah dengan caramu sendiri." ujarku kepadanya.

dia seakan membisu.

"kirim surat!!!"

"basi kali!!!"

"Goblok, kirimnya lewat kantor pos!! Kilat Khusus!!"

"............." aldo bengong.

"tuliskan apa yang kamu pikirkan, dan kirimkan"

malam itu Aldo langsung menulis surat dan keesokan sorenya dia mengirimkan surat lewat kantor pos.

karena kilat khusus besok pagi dah sampe.

keesokan harinya si Misa mendatangi Aldo dengan tampang agak marah, aldo langsung mati kutu. buhahaha... ((=_=' )jayuzzz pek....)

"Aldo... tar malem kerumahku. awas kalo gak dateng"

aldo langsung shock. dan nelpon aku.

malam harinya aldo datang ke rumah misa.

dalam pikiran aldo ada 3 ending,

1. diterima 10%

2. di robek didepannya 50%

3. di buang di hadapannya 40%

"Apa ini?" tanya misa sambil senyum ketus.

"itu perasaan aku" jawab Aldo lirih.

"um.......bagus juga" ujar misa.

"he?......" aldo masih gak nyambung.

"kamu maw jadi pacarku khan? kamu orang pertama yang menggunakan kantor pos" sambil tertawa.

"hehe... memangnya yang laen?" tanya aldo.

"ada yang pake surat, buatin lagu, buatin puisi, nembak saat upacara, nembak pas makan malam, bahkan ada yang beliin cincin"

"......(beda level sambil [=_='])"lirih aldo.

"do, aku juga suka ma kamu. kita coba ajah pacaran, aku juga maw ngerasain pacaran ma yang lebih muda hihihihi... lucu kali yach?"

"ha???? jadi aku???"

"he em"

"diterima?"

"he em"

Malam itu merupakan malam yang terindah buat Aldo, sekaligus bakal jadi malam yang terpahit dalam kehidupan remajanya. Dunia tidak selamanya indah. Hidup bagaikan cermin. Saat kita tersenyum bayangan juga akan mengikuti. Saat kita beralih pandang belum tentu bayangan akan mengikuti kita.

dan kisah ini pun berlanjut di lain waktu.

First Consult : Love is Blind? [part1]

to be continued [=_=']

1 comment:

It's Me ™ said...

shak, itu pengalaman pribadimu ato sekedar cerpen? hehehe